RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM
KELAS / SEMESTER : IV (Empat ) / II
SATUAN PENDIDIKAN : SDN UNGGULAN INDRAMAYU
Standar
Kompetensi : Memahami perubahan
lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.
Kompetensi
Dasar : - Mendeskripsikan berbagai
penyebab perubahan lingkungan fisik (angin,hujan,cahaya matahari,dan gelombang
laut)
-
Menjelaskan pegaruh perubahan lingkungan fisik terhadap
daratan(erosi,abrasi,banjir,dan longsor)
-
Mendeskripsikan cara pencegahan kerusakan
lingkungan(erosi,abrasi.banjir,dan longsor.
Indikator : - Mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
- Menjelaskan faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
- Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
- Menjelaskan cara mencegah kerusakan lingkungan.
Alokasi Waktu : 8 jam
pelajaran (2 x pertemuan)
A. Tujuan
Pembelajaran
-
Siswa dapat mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
-
Siswa dapat menjelaskan faktor
penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
-
Siswa dapat pengaruh perubahan
lingkungan fisik terhadap daratan.
-
Siswa dapat menjelaskan cara
mencegah kerusakan lingkungan.
Karakter siswa yang
diharapkan:
- Bersahabat/berkomunikatif, disiplin,
hati-hati, mandiri,
nilai intelektual, objektif,
peduli lingkungan, peduli kesehatan, percaya diri, rasa ingin tahu,
dan senang membaca
B. Materi
Pembelajaran
Rangka dan alat indra
manusia
Pertemuan Ke-1 s.d. 2
1.
Faktor-faktor
yang menyebabkan kerusakan lingkungan fisik,contohnya hujan,angin,gelombang
laut dan panas matahari.
2. Hujan yang turun terus-menerus
dapat menimbulkan banjir,tanah longsor dapat menyebabkan terkuburnya
rumah-rumah dengan penduduknya dan menutupi jalan raya.Dari kejadian ini
terlihat bahwa perubahan lingkungan fisik bumi dapat mengakibatkan berbagai
bencana di mua bumi.
3.
Untuk pencegahan erosi dapat pula bukit-bukit dibuat
bertingkat-tingkat membentu sengkedan dan terasering.Sengkedan an tersering
dapat digunakan untuk sawah dan tanaman lain yang berguna untuk menahan aliran
air.
4.
Banjir dapat dicegah oleh masyarakat,yaitu dengan cara:
5.
A.Tidak
membuang sampah ke sungai.
b.
Tidak mendirikan bangunan liar di pinggir sungai
c.
Tidak melakukan penebangan liar.
6.
Gelombang
laut dapat menyebabkan perubahan lingkungan fisik daratan.Gelombang laut
bergerak dan akhirnya terhempas ke pantai.Gelombang laut yang menerjang pantai
dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut abrasi .Abrasi ini dapat
merusak ekosistem pantai,misalnya pasir,batu karang,dan pohon kelapa.
7.
Abrasi
dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai.
8.
Pohon bakau
memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang
datang ke pantai.
C. Metode
Pembelajaran
Diskusi
kelompok, tanya jawab, inkuiri,pengamatan dan penugasan
D. Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 4
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa
diberi pemahaman tentang pentingnya memahami perubahan lingkungan
fisik.
Motivasi:
Memotivasi akan
pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam
memahami sistem rangka
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi:
1. Guru
memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi perubahan lingkungan fisik
2.
Guru memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan
pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
3.
Guru
memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara
bersahabat/komunikatif,kreatif,mandiri dan peduli lingkungan.
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi:
1. Melalui diskusi dan tanya jawab,siswa dapat
menjelaskan pengaruh perubahan lingungan fisik terhadap daratan.
2. Siswa
dibagi menjadi 5 kelompok untuk melakukan pengamatan ke “Hutan Mangrove”
3.Masing-masing
kelompok melakukan pengamatan langsung ke “Hutan Mangrove”
4.Siswa
setelah mengamati lingkungan di lokasi Hutan Mangrove,mempresenasikan hasil
dari pengamatan
5.
Kelompok yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Konfirmasi
Dalam
kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa
bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk
membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3.
Guru memberikan tugas
rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan
tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok
sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E. Alat dan Bahan
1.
Alat
: gambar berbagai
macam gambar pengaruh perubahan lingkungan
2.
Sumber belajar :
-
Buku paket
-
Buku lain yang relevan
- LKS Sekar
- Format
pengamatan
F. Penilaian
1.
Teknik/jenis :
kuis , tugas individu dan kelompok
2.
Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3.
Instrumen/soal :
1. Bagaimana
cara mencegah abrasi ?
2. Sebutkan
faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan?
3. Jelaskan
apa manfaat dari reboisasi dan pembuatan irigasi ?
4. Jelaskan
mengapa pada lahan perkebunan atau pertanian yang miring harus dibuat sengeden?
5. Mengapa
hutan bakau dapat mencegah abrasi ?
Perhitungan nilai
akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
Nilai akhir = perolehan
skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui
Kepala
Sekolah
Drs. KARFU
SUPRIADI, MM.Pd
NIP. 19640512198410 1 004
|
Indramayu, .... Juli
2016
Guru Mata
Pelajaran
LUTFIYAH, S.Pd
NIP. 19700407 2001122 2 002
|
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM
KELAS / SEMESTER : IV (Empat ) / II
SATUAN PENDIDIKAN : SDN UNGGULAN INDRAMAYU
Standar
Kompetensi : Memahami perubahan
lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.
Kompetensi
Dasar : - Mendeskripsikan berbagai
penyebab perubahan lingkungan fisik (angin,hujan,cahaya matahari,dan gelombang
laut)
-
Menjelaskan pegaruh perubahan lingkungan fisik terhadap
daratan(erosi,abrasi,banjir,dan longsor)
-
Mendeskripsikan cara pencegahan kerusakan
lingkungan(erosi,abrasi.banjir,dan longsor.
Indikator : - Mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
- Menjelaskan faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
- Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
- Menjelaskan cara mencegah kerusakan lingkungan.
Alokasi Waktu : 8 jam
pelajaran (2 x pertemuan)
A. Tujuan
Pembelajaran
-
Siswa dapat mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
-
Siswa dapat menjelaskan faktor
penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
-
Siswa dapat pengaruh perubahan
lingkungan fisik terhadap daratan.
-
Siswa dapat menjelaskan cara
mencegah kerusakan lingkungan.
Karakter siswa yang
diharapkan:
- Bersahabat/berkomunikatif, disiplin,
hati-hati, mandiri,
nilai intelektual, objektif,
peduli lingkungan, peduli kesehatan, percaya diri, rasa ingin tahu,
dan senang membaca
B. Materi
Pembelajaran
Rangka dan alat indra
manusia
Pertemuan Ke-1 s.d. 2
1.
Faktor-faktor
yang menyebabkan kerusakan lingkungan fisik,contohnya hujan,angin,gelombang
laut dan panas matahari.
2. Hujan yang turun terus-menerus
dapat menimbulkan banjir,tanah longsor dapat menyebabkan terkuburnya
rumah-rumah dengan penduduknya dan menutupi jalan raya.Dari kejadian ini
terlihat bahwa perubahan lingkungan fisik bumi dapat mengakibatkan berbagai
bencana di mua bumi.
3.
Untuk pencegahan erosi dapat pula bukit-bukit dibuat
bertingkat-tingkat membentu sengkedan dan terasering.Sengkedan an tersering
dapat digunakan untuk sawah dan tanaman lain yang berguna untuk menahan aliran
air.
4.
Banjir dapat dicegah oleh masyarakat,yaitu dengan cara:
5.
A.Tidak
membuang sampah ke sungai.
b.
Tidak mendirikan bangunan liar di pinggir sungai
c.
Tidak melakukan penebangan liar.
6.
Gelombang
laut dapat menyebabkan perubahan lingkungan fisik daratan.Gelombang laut
bergerak dan akhirnya terhempas ke pantai.Gelombang laut yang menerjang pantai
dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut abrasi .Abrasi ini dapat
merusak ekosistem pantai,misalnya pasir,batu karang,dan pohon kelapa.
7.
Abrasi
dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai.
8.
Pohon bakau
memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang
datang ke pantai.
C. Metode
Pembelajaran
Diskusi
kelompok, tanya jawab, inkuiri,pengamatan dan penugasan
D. Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 4
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa
diberi pemahaman tentang pentingnya memahami perubahan lingkungan
fisik.
Motivasi:
Memotivasi akan
pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam
memahami sistem rangka
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi:
1. Guru
memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi perubahan lingkungan fisik
2.
Guru memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan
pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
3.
Guru
memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara
bersahabat/komunikatif,kreatif,mandiri dan peduli lingkungan.
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi:
1. Melalui diskusi dan tanya jawab,siswa dapat
menjelaskan pengaruh perubahan lingungan fisik terhadap daratan.
2. Siswa
dibagi menjadi 5 kelompok untuk melakukan pengamatan ke “Hutan Mangrove”
3.Masing-masing
kelompok melakukan pengamatan langsung ke “Hutan Mangrove”
4.Siswa
setelah mengamati lingkungan di lokasi Hutan Mangrove,mempresenasikan hasil
dari pengamatan
5.
Kelompok yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Konfirmasi
Dalam
kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa
bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk
membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3.
Guru memberikan tugas
rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan
tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok
sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E. Alat dan Bahan
1.
Alat
: gambar berbagai
macam gambar pengaruh perubahan lingkungan
2.
Sumber belajar :
-
Buku paket
-
Buku lain yang relevan
- LKS Sekar
- Format
pengamatan
F. Penilaian
1.
Teknik/jenis :
kuis , tugas individu dan kelompok
2.
Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3.
Instrumen/soal :
1. Bagaimana
cara mencegah abrasi ?
2. Sebutkan
faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan?
3. Jelaskan
apa manfaat dari reboisasi dan pembuatan irigasi ?
4. Jelaskan
mengapa pada lahan perkebunan atau pertanian yang miring harus dibuat sengeden?
5. Mengapa
hutan bakau dapat mencegah abrasi ?
Perhitungan nilai
akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
Nilai akhir = perolehan
skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui
Kepala
Sekolah
Drs. KARFU
SUPRIADI, MM.Pd
NIP. 19640512198410 1 004
|
Indramayu, .... Juli
2016
Guru Mata
Pelajaran
LUTFIYAH, S.Pd
NIP. 19700407 2001122 2 002
|
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM
KELAS / SEMESTER : IV (Empat ) / II
SATUAN PENDIDIKAN : SDN UNGGULAN INDRAMAYU
Standar
Kompetensi : Memahami perubahan
lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.
Kompetensi
Dasar : - Mendeskripsikan berbagai
penyebab perubahan lingkungan fisik (angin,hujan,cahaya matahari,dan gelombang
laut)
-
Menjelaskan pegaruh perubahan lingkungan fisik terhadap
daratan(erosi,abrasi,banjir,dan longsor)
-
Mendeskripsikan cara pencegahan kerusakan
lingkungan(erosi,abrasi.banjir,dan longsor.
Indikator : - Mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
- Menjelaskan faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
- Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
- Menjelaskan cara mencegah kerusakan lingkungan.
Alokasi Waktu : 8 jam
pelajaran (2 x pertemuan)
A. Tujuan
Pembelajaran
-
Siswa dapat mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
-
Siswa dapat menjelaskan faktor
penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
-
Siswa dapat pengaruh perubahan
lingkungan fisik terhadap daratan.
-
Siswa dapat menjelaskan cara
mencegah kerusakan lingkungan.
Karakter siswa yang
diharapkan:
- Bersahabat/berkomunikatif, disiplin,
hati-hati, mandiri,
nilai intelektual, objektif,
peduli lingkungan, peduli kesehatan, percaya diri, rasa ingin tahu,
dan senang membaca
B. Materi
Pembelajaran
Rangka dan alat indra
manusia
Pertemuan Ke-1 s.d. 2
1.
Faktor-faktor
yang menyebabkan kerusakan lingkungan fisik,contohnya hujan,angin,gelombang
laut dan panas matahari.
2. Hujan yang turun terus-menerus
dapat menimbulkan banjir,tanah longsor dapat menyebabkan terkuburnya
rumah-rumah dengan penduduknya dan menutupi jalan raya.Dari kejadian ini
terlihat bahwa perubahan lingkungan fisik bumi dapat mengakibatkan berbagai
bencana di mua bumi.
3.
Untuk pencegahan erosi dapat pula bukit-bukit dibuat
bertingkat-tingkat membentu sengkedan dan terasering.Sengkedan an tersering
dapat digunakan untuk sawah dan tanaman lain yang berguna untuk menahan aliran
air.
4.
Banjir dapat dicegah oleh masyarakat,yaitu dengan cara:
5.
A.Tidak
membuang sampah ke sungai.
b.
Tidak mendirikan bangunan liar di pinggir sungai
c.
Tidak melakukan penebangan liar.
6.
Gelombang
laut dapat menyebabkan perubahan lingkungan fisik daratan.Gelombang laut
bergerak dan akhirnya terhempas ke pantai.Gelombang laut yang menerjang pantai
dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut abrasi .Abrasi ini dapat
merusak ekosistem pantai,misalnya pasir,batu karang,dan pohon kelapa.
7.
Abrasi
dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai.
8.
Pohon bakau
memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang
datang ke pantai.
C. Metode
Pembelajaran
Diskusi
kelompok, tanya jawab, inkuiri,pengamatan dan penugasan
D. Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 4
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa
diberi pemahaman tentang pentingnya memahami perubahan lingkungan
fisik.
Motivasi:
Memotivasi akan
pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam
memahami sistem rangka
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi:
1. Guru
memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi perubahan lingkungan fisik
2.
Guru memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan
pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
3.
Guru
memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara
bersahabat/komunikatif,kreatif,mandiri dan peduli lingkungan.
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi:
1. Melalui diskusi dan tanya jawab,siswa dapat
menjelaskan pengaruh perubahan lingungan fisik terhadap daratan.
2. Siswa
dibagi menjadi 5 kelompok untuk melakukan pengamatan ke “Hutan Mangrove”
3.Masing-masing
kelompok melakukan pengamatan langsung ke “Hutan Mangrove”
4.Siswa
setelah mengamati lingkungan di lokasi Hutan Mangrove,mempresenasikan hasil
dari pengamatan
5.
Kelompok yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Konfirmasi
Dalam
kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa
bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk
membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3.
Guru memberikan tugas
rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan
tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok
sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E. Alat dan Bahan
1.
Alat
: gambar berbagai
macam gambar pengaruh perubahan lingkungan
2.
Sumber belajar :
-
Buku paket
-
Buku lain yang relevan
- LKS Sekar
- Format
pengamatan
F. Penilaian
1.
Teknik/jenis :
kuis , tugas individu dan kelompok
2.
Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3.
Instrumen/soal :
1. Bagaimana
cara mencegah abrasi ?
2. Sebutkan
faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan?
3. Jelaskan
apa manfaat dari reboisasi dan pembuatan irigasi ?
4. Jelaskan
mengapa pada lahan perkebunan atau pertanian yang miring harus dibuat sengeden?
5. Mengapa
hutan bakau dapat mencegah abrasi ?
Perhitungan nilai
akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
Nilai akhir = perolehan
skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui
Kepala
Sekolah
Drs. KARFU
SUPRIADI, MM.Pd
NIP. 19640512198410 1 004
|
Indramayu, .... Juli
2016
Guru Mata
Pelajaran
LUTFIYAH, S.Pd
NIP. 19700407 2001122 2 002
|
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM
KELAS / SEMESTER : IV (Empat ) / II
SATUAN PENDIDIKAN : SDN UNGGULAN INDRAMAYU
Standar
Kompetensi : Memahami perubahan
lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.
Kompetensi
Dasar : - Mendeskripsikan berbagai
penyebab perubahan lingkungan fisik (angin,hujan,cahaya matahari,dan gelombang
laut)
-
Menjelaskan pegaruh perubahan lingkungan fisik terhadap
daratan(erosi,abrasi,banjir,dan longsor)
-
Mendeskripsikan cara pencegahan kerusakan
lingkungan(erosi,abrasi.banjir,dan longsor.
Indikator : - Mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
- Menjelaskan faktor penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
- Menjelaskan pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
- Menjelaskan cara mencegah kerusakan lingkungan.
Alokasi Waktu : 8 jam
pelajaran (2 x pertemuan)
A. Tujuan
Pembelajaran
-
Siswa dapat mengidentifikasi
berbagai faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.
-
Siswa dapat menjelaskan faktor
penyebab perubahan lingkungan terhadap daratan.
-
Siswa dapat pengaruh perubahan
lingkungan fisik terhadap daratan.
-
Siswa dapat menjelaskan cara
mencegah kerusakan lingkungan.
Karakter siswa yang
diharapkan:
- Bersahabat/berkomunikatif, disiplin,
hati-hati, mandiri,
nilai intelektual, objektif,
peduli lingkungan, peduli kesehatan, percaya diri, rasa ingin tahu,
dan senang membaca
B. Materi
Pembelajaran
Rangka dan alat indra
manusia
Pertemuan Ke-1 s.d. 2
1.
Faktor-faktor
yang menyebabkan kerusakan lingkungan fisik,contohnya hujan,angin,gelombang
laut dan panas matahari.
2. Hujan yang turun terus-menerus
dapat menimbulkan banjir,tanah longsor dapat menyebabkan terkuburnya
rumah-rumah dengan penduduknya dan menutupi jalan raya.Dari kejadian ini
terlihat bahwa perubahan lingkungan fisik bumi dapat mengakibatkan berbagai
bencana di mua bumi.
3.
Untuk pencegahan erosi dapat pula bukit-bukit dibuat
bertingkat-tingkat membentu sengkedan dan terasering.Sengkedan an tersering
dapat digunakan untuk sawah dan tanaman lain yang berguna untuk menahan aliran
air.
4.
Banjir dapat dicegah oleh masyarakat,yaitu dengan cara:
5.
A.Tidak
membuang sampah ke sungai.
b.
Tidak mendirikan bangunan liar di pinggir sungai
c.
Tidak melakukan penebangan liar.
6.
Gelombang
laut dapat menyebabkan perubahan lingkungan fisik daratan.Gelombang laut
bergerak dan akhirnya terhempas ke pantai.Gelombang laut yang menerjang pantai
dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut abrasi .Abrasi ini dapat
merusak ekosistem pantai,misalnya pasir,batu karang,dan pohon kelapa.
7.
Abrasi
dapat dicegah dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai.
8.
Pohon bakau
memiliki akar yang sangat kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang laut yang
datang ke pantai.
C. Metode
Pembelajaran
Diskusi
kelompok, tanya jawab, inkuiri,pengamatan dan penugasan
D. Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 4
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa
diberi pemahaman tentang pentingnya memahami perubahan lingkungan
fisik.
Motivasi:
Memotivasi akan
pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam
memahami sistem rangka
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi:
1. Guru
memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi perubahan lingkungan fisik
2.
Guru memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan
pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan.
3.
Guru
memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara
bersahabat/komunikatif,kreatif,mandiri dan peduli lingkungan.
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi:
1. Melalui diskusi dan tanya jawab,siswa dapat
menjelaskan pengaruh perubahan lingungan fisik terhadap daratan.
2. Siswa
dibagi menjadi 5 kelompok untuk melakukan pengamatan ke “Hutan Mangrove”
3.Masing-masing
kelompok melakukan pengamatan langsung ke “Hutan Mangrove”
4.Siswa
setelah mengamati lingkungan di lokasi Hutan Mangrove,mempresenasikan hasil
dari pengamatan
5.
Kelompok yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Konfirmasi
Dalam
kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa
bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk
membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3.
Guru memberikan tugas
rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan
tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok
sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E. Alat dan Bahan
1.
Alat
: gambar berbagai
macam gambar pengaruh perubahan lingkungan
2.
Sumber belajar :
-
Buku paket
-
Buku lain yang relevan
- LKS Sekar
- Format
pengamatan
F. Penilaian
1.
Teknik/jenis :
kuis , tugas individu dan kelompok
2.
Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3.
Instrumen/soal :
1. Bagaimana
cara mencegah abrasi ?
2. Sebutkan
faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan?
3. Jelaskan
apa manfaat dari reboisasi dan pembuatan irigasi ?
4. Jelaskan
mengapa pada lahan perkebunan atau pertanian yang miring harus dibuat sengeden?
5. Mengapa
hutan bakau dapat mencegah abrasi ?
Perhitungan nilai
akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut:
Nilai akhir = perolehan
skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui
Kepala
Sekolah
Drs. KARFU
SUPRIADI, MM.Pd
NIP. 19640512198410 1 004
|
Indramayu, .... Juli
2016
Guru Mata
Pelajaran
LUTFIYAH, S.Pd
NIP. 19700407 2001122 2 002
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar